Koki, barista, waiters, dan kitchen staff selalu dicari di Solo. Dengan banyaknya cafe dan restoran baru, permintaan tenaga FnB terus meningkat.
Desainer, penjahit, dan staff produksi batik menjadi tulang punggung industri kreatif Solo. UMKM batik di Laweyan dan Kauman terus mencari tenaga terampil.
Content creator, admin sosial media, dan digital marketing specialist mulai banyak dicari. Startup lokal Solo juga membuka lowongan untuk developer dan UI/UX designer.
Guru, tentor, dan tenaga administrasi sekolah selalu dibutuhkan. Solo sebagai kota pendidikan punya banyak institusi yang rutin membuka lowongan.
SPG, pramuniaga, dan customer service adalah posisi entry-level dengan volume lowongan tertinggi di Solo.